Jakarta, 18 September 2026 — Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan Bigbang “Berkawan dengan Alam 2026” yang dilaksanakan pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah dan lapangan utama ini diikuti oleh siswa TK serta siswa SD kelas 1 sampai dengan kelas 3, dengan pendampingan guru, orang tua murid, dan tim Eco Camp.

Mengusung tema “Berkawan dengan Alam 2026”, kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan melalui pengalaman langsung yang dikemas dalam permainan edukatif. Anak-anak diajak memahami bahwa alam merupakan bagian penting dari kehidupan yang perlu dikenal, dijaga, dan dirawat bersama.

Dibuka dengan Semangat Kebersamaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan seluruh peserta berkumpul di lapangan utama sesuai kelompok dan pendamping masing-masing. Setelah itu, peserta bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya dan Mars Strada.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Suster Sera. Suasana semakin meriah ketika opening ceremony Bigbang ditandai dengan permainan angklung sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Ibu Angel selaku Kabag Pendidikan TK/SD menyampaikan pentingnya mengenalkan lingkungan kepada anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan memberikan pengalaman secara langsung.

Semangat peserta semakin terasa ketika Morado, siswa kelas 3C, memimpin pembacaan Deklarasi Bigbang sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengikuti kegiatan dengan tertib sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Sebelum kegiatan dimulai, Bapak Victor dari Eco Camp memberikan pengarahan kepada siswa, guru, dan orang tua mengenai rangkaian aktivitas yang akan diikuti.

Empat Pos Edukatif, Empat Pengalaman Bermakna

Setelah pengarahan, siswa mengikuti kegiatan secara bergantian pada empat pos yang telah disiapkan. Setiap pos menghadirkan permainan dan aktivitas yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu mengajak anak-anak semakin mengenal dan menghargai alam.

Pos 1 – Bijak Memilah Sampah

Di pos pertama, siswa diajak mengenal cara memilah sampah melalui permainan ring dan kartu bergambar. Anak-anak melempar ring ke sasaran yang tersedia, kemudian mencari kartu yang sesuai dan menentukan jenis sampah berdasarkan kategorinya.

Melalui permainan sederhana tersebut, konsep pemilahan sampah menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak.

Pos 2 – Kreasi Sampah

Siswa kelas 1 mengikuti kegiatan “Kreasi Sampah”. Anak-anak bermain memancing barang bekas yang telah disiapkan. Barang yang diperoleh kemudian dikenali dan didiskusikan bersama.

Orang tua yang mendampingi turut membantu menuliskan ide mengenai pemanfaatan barang bekas tersebut. Kegiatan ini memberikan pesan bahwa barang yang sudah tidak digunakan belum tentu menjadi sampah, karena masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna.

Pos 3 – Mengenal Jenis Tanaman

Pada pos ketiga, siswa diajak mengenal berbagai jenis tanaman, seperti tanaman obat, tanaman hias, dan tanaman buah.

Anak-anak mengamati berbagai gambar tanaman dan mengenal ciri-ciri serta manfaatnya melalui permainan. Pendamping memberikan penjelasan sederhana sehingga peserta dapat menghubungkan tanaman yang mereka kenal dengan kehidupan sehari-hari.

Pos 4 – Manfaat Tanaman

Tidak hanya mengenal jenisnya, siswa juga belajar mengenai manfaat tanaman. Salah satu tanaman yang diperkenalkan adalah temulawak, yang dikenal antara lain berkaitan dengan membantu meningkatkan nafsu makan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Siswa dapat bertanya, mengamati, dan berbagi pengetahuan yang mereka miliki bersama teman serta orang tua.

Menanam Bambu Air sebagai Penutup

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di setiap pos selama kurang lebih dua jam, seluruh peserta kembali berkumpul di lapangan utama untuk mengikuti Closing Ceremony.

Salah satu aktivitas penutup adalah menanam bambu air ke dalam botol berukuran 300 ml. Kegiatan ini menjadi pengalaman langsung bagi anak-anak untuk mengenal tanaman sekaligus menunjukkan bahwa merawat alam dapat dimulai melalui tindakan sederhana.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan pengumuman pemenang berdasarkan jumlah bintang yang diperoleh masing-masing peserta selama mengikuti kegiatan di pos. Kelompok pemenang pada setiap jenjang mendapatkan pohon mutiara untuk setiap anggota kelompok.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, setiap siswa juga menerima goody bag. Setelah seluruh kegiatan selesai, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk menikmati makan bersama.

Belajar Peduli Alam dengan Cara yang Menyenangkan

Kegiatan Bigbang “Berkawan dengan Alam 2026” mendapat respons positif dari siswa dan orang tua. Antusiasme terlihat sejak pembukaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Permainan dan aktivitas langsung membuat anak-anak dapat belajar sambil bergerak, bereksplorasi, bekerja sama, dan berinteraksi dengan lingkungan. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang sampah dan tanaman, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta memanfaatkan sumber daya yang ada dengan bijak.

Keterlibatan guru, karyawan, orang tua murid, serta tim Eco Camp turut mendukung kegiatan sehingga seluruh rangkaian dapat berlangsung dengan tertib dan menyenangkan.

Melalui Bigbang “Berkawan dengan Alam 2026”, anak-anak diajak memahami bahwa kepedulian terhadap alam dapat dimulai dari hal-hal sederhana: memilah sampah, menggunakan kembali barang yang masih bermanfaat, mengenal dan merawat tanaman, serta menjaga kebersihan lingkungan.

Semoga pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan ini tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenalkan kecintaan terhadap alam sejak dini, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang peduli, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan menghargai lingkungan sebagai bagian penting dari kehidupan.

Berkawan dengan alam, belajar bersama, dan menjaga bumi mulai dari sekarang!